Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Artis
>
Article

Terbukti Beli ID Palsu untuk ‘Produce 101’, Petinggi MBK dan PocketDol Studio Kena Denda

22 Januari 2021 12:55 | 472 hits

DREAMERS.ID - Hukuman denda telah dijatuhkan kepada dua petinggi agensi yang terbukti memiliki peran dalam manipulasi voting untuk mendukung trainee mereka di program survival Mnet ‘Produce 101’. Mereka adalah produser umum MBK Entertainment dan CEO PocketDol Studio.

Pada 22 Januari, sumber hukum melaporkan bahwa Pengadilan Distrik Pusat Seoul telah menghukum Kim Kwang Soo, produser umum MBK Entertainment, dan "Park" (Park Kyu Heon), CEO PocketDol Studio, yang merupakan anak perusahaan MBK, dengan denda masing-masing 10 juta won (sekitar 127 juta rupiah).

Keduanya telah didakwa dengan tuduhan menghalangi bisnis, di mana mereka membeli 10.000 ID antara Maret dan April 2016 dan membuat karyawan MBK Entertainment menggunakan ID pinjaman ini untuk memilih dan menaikkan peringkat tiga trainee dari agensi. Ini menghasilkan sekitar 89.228 suara palsu yang diberikan di putaran ketiga dan terakhir pemungutan suara di musim pertama Produce 101.

Pengadilan menyatakan, “Terdakwa menggunakan metode ilegal untuk menaikkan peringkat trainee agensi mereka pada program audisi dengan memperoleh ID palsu secara massal dan memaksa karyawan perusahaan dan trainee untuk memilih. Ini berdampak pada peringkat.”

“Meskipun para terdakwa telah memproduksi dan merencanakan program audisi sendiri, mereka tidak hanya gagal menumbuhkan budaya bisnis yang jelas, transparan, dan adil, tetapi bahkan menggunakan suara palsu dan metode rahasia lainnya untuk menabur ketidakpercayaan. ”

Namun, pengadilan memutuskan bahwa meskipun manipulasi voting memiliki efek terbatas pada peringkat, hal itu tidak memengaruhi lineup akhir. Pengadilan mengatakan, "Efek manipulasi voting terdakwa memiliki efek terbatas pada peringkat trainee agensi, tetapi itu tidak memengaruhi pemilihan akhir member grup idola. Dalam hukuman tersebut, kami memperhitungkan bahwa para terdakwa telah mengakui kesalahan mereka dan tidak memiliki catatan kriminal dalam lima tahun terakhir."

Ini merupakan kasus terpisah dari kasus manipulasi pemungutan suara Produce yang melibatkan Ahn Joon Young, PD serial tersebut, dan Kim Yong Bum, ketua produser serial tersebut, yang dilimpahkan ke Mahkamah Agung pada November 2020.

(fzh)

Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio