Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
How It Works?
Dreamland
>
Fan Fiction
A Sacrifice
Posted by ichigofresh | Kamis,23 April 2015 at 21:31
1
5243
Status
:
Ongoing
Cast
:
#Jungkook bts #Suga#Irene redvelvet
A Sacrifice

CHAPTER 1 : Prolog

“Aku tidak mau masuk kuliah.” Gadis itu tanpa belas kasih mengatakan hal yang membuat seorang pria setengah baya mendongakkan kepalanya dengan sempurna.

            “Aku tidak mau mengurus perusahaan.” Lanjutnya dengan datar dan santai. Wanita yang duduk disamping pria itu memegangi tangan pria tersebut,berharap sang suami mau untuk bersabar. “Biarkan kakak yang mengurusnya.” Gadis itu berdiri meninggalkan makan malam bersama dengan keluarganya.

 

6 bulan berlalu....

Bandara Innceon, bandara kelas internasional yang masuk dalam bandara terbaik di dunia. Seorang gadis melangkah keluar dari pintu,dia membawa koper besar sementara mata besarnya menyapu pemandanga di sekitar bandara dan menemukan seorang gadis membawa kertas bertuliskan namanya. Seulas senyum melukis wajahnya,dan menarik langkah kakinya ke arah gadis berwarga negara Indonesia tersebut.

            “Hello, my name is Irene. Nice to meet you.” Sapanya mengulas senyum lebar. Lalu gadis itu membalas senyumanku dengan lembut. “Hello,nice to meet you my name is Choi Young-Min, let’s go to the bus.” Langkah kaki keduanya menujuh sebuah bus yang berisi beberapa anak dari negara asing lainnya berjumlah sekitar 20 orang yang datang. Yang kebanyakkan dari Eropa.

            “Semuanya naiklah kedalam Bus, selamat datang di Korea dan nikmatilah perjalanan kalian.” Ucap Young-Min yang berdiri disamping Pintu bus seperti pemandu wisata saja. Dalam perjalanan Irene bertemu warga negara serumpun anak Malaysia katurunan india.

            “Malaysie-ke?” tanyanya. Gadis itu menoleh kearah gadis berhijab berwarna merah menyala “Bukan saya orang Indonesia.”

            “Oh,saya juga bisa bahasa Indonesia.”

            “WOW,kau hebat tapi kau bisa berbicara bahasamu saja ,aku sudah biasa menjadi pemandu wisata orang malaysia.”

            “Maaf,apalah nak kau cakap ni?”

            “You can use you’re mother tongue with me because I know little bit about you’re language but I can’t speak malay.”

            “Wow, we are cool.” Seulas senyum nampak pada wajah anak malaysia ini. Irene nendongak keatas melihat cahaya masuk melalui jendela. Diluar udara terlihat sangat lembut. Dia sangat menyukai cuaca ini.


Tags:
Komentar
RECENT FAN FICTION
salad di surabaya timur
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:58
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:56
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:55
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:50
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:37
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:34
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:32
Posted Selasa,17 Agustus 2021 at 22:30
FAVOURITE TAG
ARCHIVES