Dreamland
>
Lifestyle
>
Article
Fakta Kesehatan di Balik Kebiasaan Doyan Ngemil
12 Agustus 2017 13:00 | 2844 hits

DREAMERS.ID - Mengganjal perut di sela-sela jam makan alias ngemil memang sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan. Karena sudah bisa dilakukan setiap hari, kita mungkin tidak sadar kalau kebiasaan ngemil ini merupakan dampak dari perilaku kurang sehat lainnya, yaitu kurang tidur.

Ya, seperti diungkapkan oleh sejumlah peneliti dari Universitas Chicago, orang-orang yang kurang tidur cenderung lebih merasa lapar. Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal 'SLEEP', mereka yang kurang tidur akan lebih memilih makanan ringan tinggi lemak, camilan yang manis atau asin, seperti keripik, permen, dan biskuit.

"Kurang tidur meningkatkan sistem endocannabinoid, yaitu senyawa kimia yang sama dengan bahan aktif ganja, untuk meningkatkan keinginan makan," ujar dokter Erin Hanlon dari Universitas Chicago seperti dikutip dari The Telegraph.

Baca juga: Nyemil Banana Bites Bareng Keluarga di Akhir Pekan, Yuk!

Nah akibat kurangnya jam tidur ini, seseorang menjadi tak bisa menahan makanan lezat dan makanan tinggi kalori meskipun tubuh sudah mendapatkan kebutuhan kalori sebanyak 90% dari jumlah yang dibutuhkan per harinya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan nafsu makan paling kuat di sore hari. Meski telah makan besar dua jam sebelumnya, orang yang kurang tidur masih merasa kelaparan.

Keinginan untuk makan meningkat secara signifikan dan mereka jadi sulit mengontrol kebiasaan itu. Bahayanya, mereka cenderung lebih memilih 50% makanan tinggi kalori atau total lemak dua kali lipat. Kebiasaan ngemil inilah yang akhirnya meningkatkan berat badan. Tak heran jika kurang tidur dan obesitas memiliki hubungan yang erat.

(fzh)

SUBSCRIBES
'camilan'
Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio