Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Berita
>
Article
Kali Ini Serang Sekolah PBB di Gaza, Gempuran Israel Tewaskan 27 Orang
06 Juni 2024 15:40 | 408 hits

DREAMERS.ID - Jet-jet tempur Israel kini melancarkan serangan ke sebuah sekolah PBB di Gaza yang dianggapnya menampung sebuah pos komando Hamas. Namun dibantah oleh Hamas jika lokasi tersebut ada tempat mencari perlindungan.

Melansir Detik, kantor media Hamas mengatakan serang pada hari Kamis (6/5) waktu setempat itu menewaskan sedikitnya 27 orang yang mencari perlindungan. Ismail Al-Thawabta, direktur kantor media pemerintahan yang dikelola Hamas menolak klaim Israel jika sekolah UNRWA di Nuseirat, Gaza Tengah itu, telah menyembukan pos komando Hamas.

"Pendudukan menggunakan kebohongan terhadap opini publik melalui cerita palsu untuk membenarkan kejahatan brutal yang dilakukan terhadap puluhan pengungsi," kata Thawabta kepada Reuters.

Sementara itu, militer Israel mengatakan jika sebelum serangan jet tempur Israel itu militer sudah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko jatuhnya korban warga sipil.

Baca juga: Ditutup Agar Tidak Ricuh Massal, Mantan Pejabat Israel Ungkap Alien Telah Bikin Perjanjian Dengan Manusia?

"Jet-jet tempur Israel, melakukan serangan tepat terhadap kompleks Hamas yang terletak di dalam sekolah UNRWA di daerah Nuseirat", kata militer Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/6).

Militer Israel mengklaim jika para milisi Hamas dan Jihad Islam yang tergabung dalam Pasukan Nukhba, dan turut serta dalam serangan ke Israel Selatan pada tanggal 7 Oktober, beroperasi di kompleks sekolah PBB tersebut.

Pihak korban mengatakan pasukan Israel melakukan pembantaian mengerikan yang mempermalukan kemanusiaan. Pihak Rumah Sakit Martir Al-Aqsa yang jadi tempat para korban dilarikan untuk disemayamkan dan mendapat perawatan juga melaporkan adanya gangguan generator Listrik pada malam sebelumnya yang membuat risiko kesulitan merawat pasien semakin meningkat.

Sebelum serangan tersebut, rumah sakit itu telah menerima sedikitnya 70 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka sejak Selasa lalu, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, setelah serangan Israel di Gaza tengah, menurut Doctors Without Borders (MSF).

(rei)

Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio