Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Berita
>
Article
Jadi Yang Terburuk Sepanjang Sejarah, Puluhan Orang Tewas di Aksi Penembakan Massal Sebuah Gay Club
12 Juni 2016 23:00 | 1770 hits

DREAMERS.ID - Sebuah peristiwa mengerikan terjadi di sebuah bar komunitas sesama jenis atau yang sering disebut gay club di Orlando, Amerika Serikat. Puluhan orang tewas di tempat karena aksi penembakan membabi buta oleh seorang ekstirmis.

Pelaku diketahui menewaskan sedikitnya 50 orang dan 53 lainnya terluka di sebuah pembantaian gay club bernama Pulse, tulis Daily Mail. Pria yang diketahui bernama Omar Mateen (29) itu memakai benda mencurigakan yang diduga adalah rompi bom bunuh diri.

Kepolisian menduga Mateen mengidap homophobe atau ketakutan berlebihan terhadap kaum penyuka sesama jenis atau LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) setelah melihat dua pria berciuman. Kepolisian Orlando pun langsung menuju lokasi kejadian dan sempat menghadapi baku tembak dengan pelaku.


Korban tewas di jalan depan Pulse gay club (Daily Mail)

Petugas keamanan mengalihkan perhatian dengan melemparkan alat peledak dan berhasil menyelamatkan sekitar 30 orang lainnya sebelum akhirnya menembak pelaku di kepala. Satu sumber mengatakan jika pelaku selamat karena helm ala militer yang dipakainya, namun FBI mengonfirmasi jika pelaku tewas.

Baca juga: Berpuasa Tak Halangi Muslim AS Donorkan Darah Untuk Korban Penembakan Klub Gay di Orlando

Kejadian tragis ini berlangsung sekitar pukul 2 pagi waktu setempat dan memberikan pemandangan mengerikan di sekitar bar karena banyaknya jenazah yang bergelimpangan dan korban selamat yang berlumuran darah.


Korban selamat dengan luka dan darah di kakinya (Daily Mail)

Seorang korban selamat menuturkan jika satu pria memasuki club dan awalnya terdengar 20 tembakan lalu menjadi 40 hingga 50 tembakan sebelum akhirnya musik berhenti dan orang-orang tiarap di lantai. Kepolisian mengakui telah menutup apartemen milik terduga pelaku.

Insiden ini disebut sebagai tragedi terburuk sepanjang sejarah Amerika Serikat dan terjadi pada musim Pride Month, sebuah perayaan rutin kelompok LGBT.

(rei)

Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio