Dreamland
>
Lifestyle
>
Article
Ilmuwan Klaim Temukan Obat Kanker Tahun 2020 yang Kembali Dikritik Sebagai Janji Palsu?
31 Januari 2019 16:25 | 1875 hits

DREAMERS.ID - Kanker masih menjadi salah satu momok menakutkan di dunia kesehatan dan kehidupan manusia karena belum ditemukan obat spesifiknya. Proses kemoterapi pun sebenarnya mematikan sel kanker, sekaligus sel sehat dari si penderita.

Namun melansir Liputan6, tim ilmuwan Israel mengklaim jika kemungkinan mereka bisa mengembangkan sebuah pengobatan kanker di tahun 2020. Perawatan itu dikembangkan oleh Accelerated Evolution Biotechnologies di bawah CEO Dr. Ilan Morad.

"Kami percaya akan mengembangkan pengobatan lengkap untuk kanker dalam setahun ke depan," ujar Kepala Dewan Perusahaan Dan Aridor.

Penyembuhan yang ditawarkan pun diklaim efektif sejak hari pertama dan akan berlangsung beberapa serta tidak memiliki efek samping yang besar dan disebutkan biayanya juga jauh lebih rendah daripada perawatan lainnya.

Para ilmuwan menamakan pengobatan ini dengan MuTaTo atau Multi Target Toksin. Mereka mengklaim, konsep yang digunakan sama dengan obat yang membantu mengubah AIDS menjadi penyakit yang bisa ditangani.

Perawatan ini menggunakan kombinasi peptida (senyawa dua atau lebih asam amino yang dihubungkan dalam sebuah rantai) yang menargetkan kanker dan racun yang membunuh sel kanker. Dengan cara itu, Morad memastikan pengobatan tidak akan terpengaruh oleh mutasi.

Namun penelitian ini mendapat kritik dari ilmuwan lain. Kepala Perlmutter Cander Center di NYU Langone Health, Amerika Serikat, Dr. Ben Neel mengatakan, kanker merupakan penyakit yang kompleks. Sehingga, sangat kecil bahwa perusahaan ini telah menemukan obat kanker yang bisa menyembuhkan lebih dari satu infeksi.

"Lebih mungkin, klaim ini adalah satu lagi dari garis panjang janji palsu, tidak bertanggung jawab, dan kejam untuk pasien kanker," ujar Neel kepada The Post.

Kepala petugas medis American Cancer Society, Len Lichtenfeld mengatakan, harapan memang harus dibagikan, namun pengobatan efektif bagi kanker masih jauh. Apalagi untuk benar-benar menyembuhkan. Selain itu, Lichtenfeld mengatakan bahwa para ilmuwan tersebut belum mempublikasikannya dalam literatur ilmiah.

--

DREAMERS! Ayo update berita terbaru mulai dari News, Entertainment, dan Lifestyle sambil dengerin lagu-lagu K-Pop, Barat atau Indonesia paling hits dengan Download Mobile App DREAMERS.ID! Kini tersedia di iOS App Store dan GOOGLE Playstore lho

GRATIS!

Nah, Kamu juga bisa eksis di FORUM dan FAN-FICTION lho. 
Asik banget kan! 

Download sekarang juga ya!

se

SUBSCRIBES
'kanker'
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio