
DREAMERS.ID - Perhelatan creative market dan festival budaya pop terbesar di Indonesia, Comic Frontier 22 (Comifuro 22), sukses digelar sepanjang akhir pekan lalu pada Sabtu dan Minggu, 16-17 Mei 2026.
Mengambil alih Hall 6 hingga 10 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, acara ini berhasil menjadi magnet bagi puluhan ribu pencinta anime, komik, game, hingga cosplay dari seluruh penjuru tanah air.
Tahun ini, Comifuro 22 mencatatkan sejarah baru dengan skala area dan partisipan yang jauh lebih luas. Kehadiran lebih dari 1.500 circle (kelompok kreator independen), baik lokal maupun mancanegara dari Asia Tenggara hingga Jepang, membuktikan bahwa Comifuro telah bertransformasi menjadi hub industri kreatif yang diperhitungkan di level internasional.

Sejak gate dibuka, area pameran langsung dipadati oleh pengunjung yang berburu karya orisinal, fan art, komik, hingga berbagai merchandise unik. Tidak hanya berbelanja, interaksi hangat antara kreator dan penggemar di area booth menjadi pemandangan yang mendominasi, menciptakan atmosfer komunitas yang sangat hidup dan suportif.
Selain area pasar kreatif, Comifuro 22 memanjakan pengunjung dengan rangkaian agenda yang padat dan menghibur di tiga panggung sekaligus: Main Stage (Hall 6) , Activity Stage (Hall 10) , dan DJ Stage (Hall 10 Lobby).

Main stage menjadi pusat literasi dan hiburan visual. Pada Hari Pertama, sesi Comic Reading bersama ATM Studio Indonesia dan pemutaran anime "Marriagetoxin" oleh Muse Indonesia sukses menarik perhatian massa.
Tak kalah penting, KALM juga menghadirkan seminar "Anti Burnout Strategies" yang memberikan ruang edukasi mental bagi para kreator di tengah padatnya aktivitas produktif. Menjelang malam, penampilan Virtual Live dari Rachie berhasil memukau penonton lewat teknologi mutakhir.

Hari Kedua tidak kalah seru dengan adanya Manga Talkshow bersama Shikisai Gramedia dan pemutaran anime "Yomi no Tsugai". Kemeriahan memuncak saat Virtual YouTuber PANDAVVA naik panggung, disusul oleh penampilan memukau dari idol groupYume Palette yang dinanti-nanti sejak awal.
Bagi pencinta aksi panggung, Hall 10 menjadi pusat energi. Sesi Utattemita (karaoke) dan Coswalk yang diadakan rutin setiap hari selalu dipadati penonton. Komunitas dance cover pun sukses membakar semangat lewat penampilan energik dari Badass, PLAVON, hingga Nijiyari Project: VARIANT.
Bagi pencinta musik elektronik dan anisong, area lobi Hall 10 menjadi lantai dansa yang tak pernah sepi. Setelah sesi Open Deck yang meriah sepanjang siang, penampilan kolektif dari Group Z Collective (Hari 1) dan STACKNATION (Hari 2) sukses menjaga tensi keseruan acara.
Puncak dari seluruh rangkaian Comifuro 22 ditutup dengan sangat epik melalui Comifuro 22 Otsuparty feat. OTAGROOVE pada Minggu malam.
Secara keseluruhan, Comifuro 22 tidak hanya sukses dari segi kuantitas jumlah pengunjung dan kreator, tetapi juga dari kualitas manajemen acara dan keberagaman konten hiburan yang disajikan.
Event ini kembali membuktikan diri sebagai ruang aman, inklusif, dan penuh perayaan bagi seluruh pencinta budaya pop di Indonesia. Sampai jumpa di Comic Frontier berikutnya pada 31 Oktober - 1 November 2026!
(fzh)
