Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Berita
>
Article
Oops, Rekaman Netanyahu yang Sebut Qatar Problematik Bocor!
25 Januari 2024 18:30 | 447 hits

DREAMERS.ID - Rekaman pertemuan keluarga para sandera Israel disebut bocor ke public. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut jika Qatar ‘problematik’.

Melansir Reuters dan Al Arabiya via Detik pada Kamis (25/1) hari ini, rekaman tersebut disiarkan oleh televisi lokal Israel Channel 12 pada Selasa (23/1) waktu setempat. Untuk diketahui, Qatar adalah salah satu mediator dalam pembebasan puluhan sandera, termasuk sandera Israel oleh Hamas pada November tahun lalu.

"Anda belum pernah melihat saya berterima kasih kepada Qatar, pernahkah Anda memperhatikannya?" tanya Netanyahu kepada keluarga para sandera dalam pertemuan itu.

"Saya belum berterima kasih kepada Qatar. Mengapa? Karena Qatar, bagi saya, pada dasarnya tidak berbeda dengan PBB, dengan Palang Merah, dan dalam beberapa hal bahkan lebih problematik," ucapnya.

"Namun, saya sekarang bersedia menggunakan mediator mana pun yang dapat membantu saya memulangkan mereka (para sandera)," imbuh Netanyahu.

Netanyahu juga menyebut Qatar memilih pengaruh terhadap Hamas karena mereka mendanai kelompok tersebut. Namun tidak ada kejelasan dari pemerintah Israel Ketika ditanya apakah remakan yang bocor itu autentik.

"(Kami) tidak bisa menjelaskan secara detail soal upaya dan langkah-langkah yang diambil untuk membebaskan para sandera". Kata juru bicara pemerintah Israel.

Otoritas Doha, menyatakan terkejut dengan komentar Netanyahu tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari meperingatkan jika rekaman yang bocor itu autentik, hal itu bisa membahayakan proses mediasi yang tengah berlangsung.

Qatar, diketahui menjadi tempat sejumlah pemimpin politik Hamas tinggal. Tapi Qatar memang memiliki peran mediator utama antara Hamas dengan Israel yang berperang sejak Oktober tahun lalu. Qatar membantu mengamankan kesepakatan gencatan senjata selama tujuh hari dalam pertempuran.

Sebanyak 110 sandera Israel dan asing dibebaskan oleh Hamas sebagai pertukaran dengan pembebasan 240 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

(rei)

Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio