Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Berita
>
Article

Update Cuti Bersama Nataru Dihapus, Menko PMK: Enggak Usah Beli Tiket Dulu

27 Oktober 2021 15:35 | 575 hits

DREAMERS.ID - Seperti yang diberitakan sebelumnya, cuti Bersama akhir tahun dihapus oleh pemerintah sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi SKB Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, serta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021.

Penjelasannya, hal ini dilakukan demi mencegah meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Dengan demikian, risiko penyebaran COVID-19 bisa dicegah agar tidak sampai menimbulkan gelombang ketiga corona di Indonesia.

"Pemerintah memutuskan mengubah dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari libur cuti bersama," ucap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dalam konferensi pers.

Untuk diketahui, tanggal 25 Desember dan 1 Januari 2022 sama-sama jatuh di hari Sabtu. Dengan dihapusnya cuti Bersama 24 Desember, pemerintah berupaya mencegah masyarakat mengambil libur Panjang hingga tahun baru 2022.

Cuti bersama dihapus dan kini pemerintah juga akan mengetatkan aturan di masa Natal dan tahun baru (nataru). Menko Muhadjir juga meminta masyarakat tidak membuat rencana bepergian jauh di masa tersebut, melansir Detik.

Baca juga: Ke Amerika Hingga Bertemu BLACKPINK, Ini Deretan Kegiatan Lisa Sebelum Positif COVID-19

"Kita matangkan aturannya dulu. Pokoknya sementara sekarang jangan ada yang punya rencana mudik. Jadi nggak usah beli tiket dulu, nggak usah merancang dulu untuk bepergian jarak jauh," kata Muhadjir di Balai Kota Solo, Rabu (27/10).

Muhadjir mengatakan jika pemerintah tidak ingin terjadi gelombang ketiga virus corona setelah pengalaman gelombang kedua. Dia mengambil contoh beberapa negara yang saat ini dilanda lonjakan jumlah kasus COVID-19.

"Sekarang kan Eropa hampir semua negara mengalami kenaikan yang drastis, Amerika Selatan, tetangga kita Singapura yang kemarin katanya paling hebat menangani COVID tapi sekarang justru mengalami keparahan, Jepang juga, Korsel juga. Karena itu, kita tidak boleh main-main ini dengan kondisi kita ini, kemudian menganggap remeh," tuturnya.

"Kemungkinan akan kita atur ketat seperti tahun lalu, terutama jangan dicurigai macam-macam. Ini demi keselamatan dan kemaslahatan rakyat Indonesia semua," ujarnya.

(rei)

Komentar
RECENT ARTICLE
07 Desember 2021 18:15
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio