
DREAMERS.ID - Upper Room, label baru yang didirikan oleh Mark Lee, secara resmi menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi sang artis.
Langkah ini diambil setelah agensi tersebut menuai kecaman keras akibat mengunggah foto Mark Lee yang mengenakan kaus bergambar bendera Konfederasi, sebuah simbol yang sensitif dan sering dikaitkan dengan rasisme serta perbudakan di Amerika Serikat.
Kontroversi bermula pada 23 Juni, ketika Upper Room membagikan foto terbaru Mark ke media sosial. Netizen dan penggemar langsung menyadari logo pada kaus vintage yang dikenakan Mark dan melayangkan kritik tajam. Menanggapi gelombang protes tersebut, Upper Room segera menghapus unggahan tersebut dan merilis surat pernyataan resmi melalui Instagram Stories mereka.

Dalam pernyataan tertulisnya, pihak agensi mengakui kelalaian mereka dalam menyaring konten sebelum dipublikasikan. "Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan yang disebabkan oleh kaus vintage dalam foto yang dibagikan baru-baru ini," tulis Upper Room.
Pihak label menjelaskan bahwa pakaian tersebut murni dipilih sebagai item busana vintage. Mereka mengklaim sebenarnya telah menyadari sensitivitas sejarah dari simbol tersebut dan sempat mengambil tindakan agar logo tersebut tidak terlihat di konten resmi. Namun, foto tersebut justru bocor dan tersebar ke publik.
"Tanpa memandang niat awal kami, kami menyadari bahwa masalah ini seharusnya ditangani dengan ketelitian dan kehati-hatian yang lebih besar. Kami bertanggung jawab penuh atas kelalaian ini," lanjut pernyataan tersebut. Upper Room juga menegaskan bahwa mereka dan pihak artis menolak keras segala bentuk rasisme, diskriminasi, dan intoleransi.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Upper Room berjanji akan memperketat prosedur peninjauan internal, baik dalam pemilihan kostum (wardrobe) maupun persetujuan konten visual yang akan dirilis di masa mendatang agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus ini menjadi sorotan tajam mengingat Mark baru saja memulai babak baru dalam kariernya. Setelah resmi meninggalkan NCT dan agensi SM Entertainment pada April lalu, penyanyi tersebut baru saja mengumumkan pendirian label independennya sendiri, Upper Room, pada awal bulan ini.
(fzh)
