
DREAMERS.ID - Jaksa penuntut umum menuntut hukuman penjara bagi Song Mino WINNER atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang Dinas Militer.
Pada Selasa (21/4) pukul 10.00 waktu setempat, Pengadilan Distrik Seoul Barat menggelar sidang perdana terhadap Song Mino dan seorang manajer pengelola layanan sosial berinisial Lee.
Dalam persidangan tersebut, Jaksa menuntut hukuman 1 tahun 6 bulan penjara bagi Song Mino yang telah mengakui semua dakwaan.
Berdasarkan surat dakwaan, Song Mino terbukti mangkir dari tugasnya selama 102 hari tanpa alasan yang sah saat bertugas sebagai petugas layanan sosial di Fasilitas Manajemen Kota Mapo-gu antara Maret 2023 hingga Desember 2024.
Mengingat masa kerja efektif petugas layanan sosial adalah sekitar 430 hari (di luar akhir pekan dan hari libur), Song Mino tercatat telah meninggalkan tugas selama hampir seperempat dari total masa dinasnya. Bahkan, pada Juli 2024, ia hanya hadir bekerja selama 4 hari dari total 23 hari kerja yang seharusnya dipenuhi.
Dalam pernyataan terakhirnya, Song Mino menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada publik. "Saya meminta maaf kepada semua orang."
"Saya seharusnya tidak menggunakan gangguan bipolar dan gangguan panik sebagai alasan untuk mengabaikan kewajiban pertahanan negara. Saya merasa malu dan menyesal. Jika diberi kesempatan untuk bertugas kembali setelah kesehatan saya pulih, saya bersedia menjalaninya," ujarnya.
Di sisi lain, terdakwa Lee, yang bertanggung jawab atas pengelolaan dinas Song Mino, membantah dakwaan tersebut. Pihak Lee menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pelanggaran tugas yang dilakukan oleh Mino.
Namun, Jaksa meyakini adanya kelalaian dalam pengawasan. Lee diduga mengetahui ketidakhadiran Song Mino yang tidak wajar tetapi tetap membiarkannya atau mengabaikan tanggung jawab pengawasan tersebut.
(fzh)
