Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Artis
>
Article
Kemenangan Telak Min Hee Jin, Pengadilan Perintahkan HYBE Bayar 297 Miliar
12 Februari 2026 10:24 | 2849 hits

DREAMERS.ID - Drama panjang perselisihan antara mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, dan raksasa hiburan HYBE mencapai babak baru yang krusial.

Majelis Hakim Sipil 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul, yang dipimpin oleh Hakim Nam In Soo, resmi menjatuhkan putusan yang memenangkan pihak Min Hee Jin dalam gugatan terkait hak jual saham (put option) dan validitas kontrak pemegang saham.

Dalam persidangan yang digelar pada 12 Februari, pengadilan secara tegas menolak klaim HYBE yang menyatakan bahwa kontrak pemegang saham dengan Min Hee Jin telah berakhir. Sebaliknya, hakim mengabulkan gugatan Min Hee Jin dan memerintahkan HYBE untuk membayar dana sebesar 25,5 miliar won (sekitar Rp297 miliar) sebagai pemenuhan hak put option.

"Penggunaan hak put option oleh Min Hee Jin adalah sah. HYBE wajib membayar jumlah tersebut dan menanggung seluruh biaya litigasi," ujar majelis hakim dalam pembacaan putusannya.

Meskipun pengadilan mengakui adanya bukti percakapan KakaoTalk yang menunjukkan Min Hee Jin sempat mencari cara agar ADOR bisa berdiri independen dari HYBE, hakim menilai hal tersebut tidak cukup kuat untuk membatalkan kontrak pemegang saham.

Majelis hakim menjelaskan bahwa meskipun langkah Min Hee Jin untuk memisahkan diri adalah masalah serius, bukti yang ada tidak menunjukkan adanya kerugian finansial konkret atau penggelapan yang melampaui ambang batas kontrak.

"Mencari jalan untuk keluar dari kontrak setelah negosiasi gagal adalah hal yang bisa terjadi dalam hubungan bisnis yang kompleks," ungkap hakim.

Salah satu poin menarik dalam pertimbangan hakim adalah mengenai tuduhan plagiarisme terhadap grup ILLIT. Pengadilan mencatat bahwa kekhawatiran Min Hee Jin mengenai kemiripan konsep antara ILLIT dan NewJeans memiliki dasar yang masuk akal.

Hakim menyebutkan bahwa laporan internal dan keluhan dari orang tua member NewJeans bukanlah sebuah kekeliruan fakta yang disengaja. Pengadilan menilai bahwa pihak BELIFT LAB (anak perusahaan HYBE) tidak mampu memberikan bukti kuat untuk menyanggah kemiripan tersebut, sehingga kritik Min Hee Jin dianggap sebagai bagian dari hak memberikan pendapat yang sah.

(fzh)

Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio