Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
line official dreamers
facebook dreamers
twitter dreamer
instagram dreamers
youtube dreamers
google plus dreamers
Dreamland
>
Film
>
Article
‘Insidious: Chapter 3’, Minim Sound Effect Yang Tetap Membuat Jantung Terhenti
07 Juni 2015 20:19 | 4050 hits

DREAMERSRADIO.COM - Bioskop di weekend ini sedang dipenuhi oleh moviegoers yang berburu adrenalin dengan menonton ‘Insidious: Chapter 3’. Mengambil setting beberapa tahun sebelum film pertama dan kedua, prekuel ini sukses membuat penonton melompat beberapa kali dari tempat duduknya.

Cerita berawal dari seorang gadis cantik bernama Quinn Brenner yang mendatangi paranormal Elise agar bisa berkomunikasi dengan mendiang ibunya yang meninggal satu setengah tahun lalu karena kanker.


Elise (Lin Shaye) yang berusaha mengeluarkan Quinn dari The Further (Collider.com)

Ragu di awal, Elise akhirnya mau membantu kontak dengan Lily Brenner. Elise pun menemukan bahwa Quinn sebelumnya pernah berusaha sendiri untuk menghubungi ibunya, dan caranya itu membuat ‘sesuatu’ di dunia lain ikut kembali bersamanya, tapi itu bukan ibunya.

Gagal membantu Quinn karena terbentur dengan makhluk gaib masa lalunya, Elise tidak berhubungan lagi dengan Quinn. Saat itulah hal-hal aneh terjadi pada Quinn dan membahayakan nyawanya.


Image source: Thewrap.com

Dari tabrakan parah hingga memakai penyangga leher, sosok yang dinamakan ‘’Pria yang tidak bisa bernapas’ terus berusaha menjadikan Quinn ‘peliharaan’ dan memakan aura hidupnya. Akankah Elise bersedia kembali membantu Quinn, dan berhasilkah Quinn menghubungi ibunya lagi untuk yang terakhir kali?

Kamu harus bersiap menjalani 20 menit pertama yang membosankan. Tapi tepat di menit ke-20 jantung penonton akan berlarian karena kemunculan perdana hantu yang tidak bisa dibilang manusiawi. Sangat mengagetkan.

Sisi kengerian dan ketegangan jauh lebih tinggi dibanding film sebelumnya. Namun memang sound effect dan musik yang diberikan kurang mengisi sehingga terkesan kosong bagi penonton yang sudah terbiasa ‘dirusuhi’ oleh musik dari film James Wan. Mungkin karena Wan tidak lagi di kursi sutradara.

Visualisasi makhluk gaibnya tidak terlalu membuat penasaran, di awal memang seram karena siluet-siluet mengerikan. Namun makin mendekati akhir seperti menonton film science-fiction atau zombie karena visualisasi yang terlalu ‘jelas’ untuk ukuran sosok hantu.


Image source: Bloody-disgusting.com

Dari segi cerita juga tidak ada yang terbilang istimewa, plot-nya standar. Tapi seperti film prekuel lainnya, ‘Insidious: Chapter 3’ memberikan hal-hal tak terjawab dari film pertama dan kedua. Bagi penonton yang sadar, pasti akan sering mengucap ‘Oooohh..’ di dalam studio. ^^

Terlepas dari itu, ‘Insidious: Chapter 3’ wajib ditonton untuk penggemar film horor dan pecinta franchise Insidious’. ‘Insidious: Chapter 3’ bisa menjadi film yang memberikan jumpscares paling dahsyat tahun ini.

Insidious: Chapter 3 (2015)
Production Company: Automatik Entertainment, Blumhouse Production
Cast: Lin Shaye, Stefanie Scott, Dermot Mulroney, Angus Sampson, Leigh Whannell
Director: Leigh Whannell
Screenwriters: Leigh Whannell
Producers: James Wan, Jason Blum

Trailer:

(rei)

Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio