Dreamland
>
Berita
>
Article
Pelaku Bully Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Gunadarma Minta Maaf, Apa Tindakan Selanjutnya?
17 Juli 2017 14:54 | 1659 hits

DREAMERS.ID - Sebuah video seorang mahasiswa berkebutuhan khusus diperlakukan buruk alias bullying menjadi viral di media sosial. Peristiwa di Universitas Gunadarma itu dibenarkan oleh pihak kampus dan mengaku telah mengantongi nama-nama pelaku.

"Sudah kita dapat nama-nama (pelaku) itu. Nama-nama itu sudah diserahkan ke Wadek III Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi (FIKTI)," ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma Irwan Bastian, melansir Liputan6.

"Jadi mereka itu ternyata teman satu kelas (jurusan). Kami sedang mencari tahu fakta-fakta kejadian tersebut," tutur Irwan.

Irwan juga mengonfirmasi jika pelaku yang berjumlah 3 orang itu telah mendatangi rumah korban bernama Farhan untuk meminta maaf. "Semalam mereka sudah datang ke rumah Farhan untuk minta maaf ke dia dan orangtuanya," lanjut Irwan mengutip Antara.

Baca juga: Hari Anak Nasional, Bullying Hingga Pornografi Jadi Hal Penting yang Disorot KPAI

Meski begitu, pihak kampus tetap akan memanggil pelaku bullying walau belum menentukan sanksi apa yang akan diberikan untuk pelaku. Selain itu, Universitas Gunadarma juga terus melakukan penyelidikan mulai dari motif, dan kemungkinan pelaku lain yang terlibat.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan perilaku bullying terhadap seorang mahasiswa berkebutuhan khusus pertama kali diunggah oleh akun media sosial The New Bikin Geregetan jadi viral di kalangan netizen. Sebagian besar dari mereka menyayangkan perilaku mahasiswa berpendidikan yang tega memperlakukan seseoragn dengan maksud untuk bahan candaan.

Dalam video tersebut, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Gunadarma angkatan 2016 bernama Farhan ditarik tasnya hingga tak bisa berjalan. Sementara beberapa orang lainnya bertepuk tangan dan bersorak.

Tak senang dengan perlakuan bullying yang diterimanya, Farhan pun melemparkan tong sampah kepada para pelaku. Hal ini pun dianggap pelecehan untuk mereka yang berkebutuhan khusus.

(rei)

SUBSCRIBES
'bullying'
Komentar
RECENT ARTICLE
Advertise with Us
sales & marketing : sales@dreamers.id
enquiries : info@dreamers.id
Get Our Application for Free
MOST POPULAR
BACK TO DREAMLAND | TOP | View Desktop Version
CONTACT US
Dreamers.id
dreamersradio